'Wanita Kawanua USA' Terbentuk di Los Angeles

Published
12/27/2010

Berawal dari keinginan untuk tidak terputus hubungan antar para ibu-ibu kawanua setelah selama k.l. lima bulan berlatih tarian Line Dance Walts dan Cha-cha  bersama-sama dan tampil pada perayaan Kunci Tahun Baru Kawanua USA 30 Januari lalu di Loma Linda, maka beberapa ibu mengambil prakarsa untuk melakukan sesuatu yang dapat memenuhi hasrat mereka tersebut. Maka setelah mengadakan pertemuan di satu rumah makan di kota Montclair, dan berkunjung ke rumah Ketua Umum Kawanua USA, maka para pemrakarsa ini setuju untuk mendirikan kumpulan yang diberi nama “Wanita Kawanua USA” sebagai bagian dari organisasi  Kawanua USA.
Tujuan utama adalah untuk memelihara komunikasi antara wanita kawanua dalam lingkungan Kawanua USA di Los Angeles dan membina kerukunan antar sesama. Tidak ada yang lebih tepat mengatakannya daripada Grace Manampiring yang adalah Bendahara, pada acara peresmian kumpulan ini di rumahnya di Fullerton. “Supaya torang samua baku-baku bae deng baku-baku sayang no.” kata Grace berulang kali ketika mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan kumpulan baru ini.

Acara peresmian “Wanita Kawanua USA” yang diadakan pada hari Minggu sore 14 Maret 2010 dibuka oleh Sekretaris Ingrid Rombot dengan ucapan selamat datang, disusul dengan lagu Opa Wananatas yang dinyanyikan bersama. Kemudian Wakil Ketua Carla Taroreh melayangkan doa buka dan membacakan beberapa ayat Alkitab yang berkisar pada kasih dan saling mengasihi.
Menyusul sambutan serta penjelasan dari Ketua Rina Langgar-Sumual mengenai kisah terbentuknya “Wanita Kawanua USA.” Rina yang cukup berpengalaman di bidang organisasi ini mengungkapkan bahwa prakarsa membentuk wadah yang dapat menampung aspirasi para ibu ini datang dari enam ibu-ibu yang mempunyai visi yang sama. Ia berpengharapan besar bahwa dengan kerjasama yang baik antara pengurus, program-program Wanita Kawanua USA dapat terlaksana.
Sebelum meresmikan berdirinya “Wanita Kawanua USA”, Emile Mailangkay selaku Ketua Umum Kawanua USA menyampaikan pesan kepada pengurus baru, antara lain bahwa antar pengurus yang adalah juga pemrakarsa hendaknya ada kerjasama yang baik.
Juga disampaikan bahwa anggota-anggota yang akan turut dalam kegiatan perkumpulan ini adalah teman -teman sepandangan dan setara, dan karenanya mereka harus diperlakukan dengan respek dan dengan kasih. “Ajaran Alkitab yang utama adalah kasih dan ini dapat dipraktekkan oleh pengurus pada kumpulan ini, ” katanya.
Juga dikatakan bahwa kumpulan ini, hendaknya tidak membeda-bedakan anggota berdasarkan keanggotaan gereja masing-masing. “Di perkumpulan ini, kita semua adalah ‘kawanua”. Sebagai contoh, ke-enam orang pengurus Wanita Kawanua USA yang sekarang ini berasal dari empat gereja yang berbeda. Persamaannya ialah bahwa semuanya adalah orang ‘kawanua”, katanya.
Selanjutnya iapun meresmikan berdirinya “Wanita Kawanua USA”, dan menyatakan dukungannya atas pendirian kumpulan baru ini.

Ibu Rika Wowor-Tompodung, pejabat KJRI Los Angeles yang diundang hadir pada acara peresmian tersebut bukan sebagai pejabat tetapi sebagai sesama warga kawanua, atas permintaan pengurus juga sempat memberikan sepatah dua kata sebagai bekal untuk perjalanan perkumpulan yang baru ini, terbanyak mengenai keterkaitan kumpulan ini dengan KJRI LosAngeles.

Acara pada malam tersebut yang dihadiri oleh kurang lebih 80 orang dilanjutkan dengan penjelasan tentang rencana kegiatan Wanita Kawanua USA oleh Grace Manampiring.
Doa penutup dibawakan oleh Tresye Lumanauw yang adalah Wakil Bendahara dalam kepengurusan.
Sebelum makan malam bersama, Irene Pascoal yang adalah Wakil Sekretaris membawakan doa makan.

Acara peresmian dan ramah tamah “Wanita Kawanua USA” malam tersebut berlangsung dalam suasana persaudaraan yang akrab dan berakhir menjelang pukul 12 tengah malam. (Sumber : Indonesian Journal)

Ketua : Rina Langgar-Sumual
Wakil Ketua: Carla Taroreh
Sekretaris : Ingrid Rombot
Wakil Sekretaris : Irene Pascoal
Bendahara: Grace Manampiring
Wakil Bendahara: Tresye Lumanauw