Bali Tetap Primadona Pariwisata Indonesia di New York Times Travel Show 2011

Published
03/02/2011

Indonesia, diwakili KJRI New York, kembali berpartisipasi dalam pameran pariwisata terbesar di Pantai Timur AS, New York Times Travel Show, di Jacob Javits, New York, 25-27 Februari 2011. Dibanding tahun lalu, dalam pameran selama tiga hari ini, terlihat semakin meningkatnya minat wisatawan AS untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya Bali yang masih menjadi primadona tempat tujuan wisata. Selain Bali, daerah wisata lain yang menarik perhatian pengunjung adalah Lombok, Jogjakarta, dan Sulawesi.

Sementara itu, paket wisata yang cukup banyak ditanyakan adalah diving. Salah seorang pengunjung bahkan mengatakan telah memasukkan Raja Ampat di Papua dalam agenda liburannya, menyusul pengalaman diving-nya yang tak terlupakan di Bunaken beberapa waktu lalu.

Dengan menggaet ‘Doyan Travel’, tour operator setempat dari Pennsylvania, AS, Indonesia menawarkan paket wisata antara lain ke Bali, Jogjakarta, dan Lombok. Selain Doyan Travel, tour operator yang menawarkan paket wisata ke Indonesia, khususnya Bali, adalah ‘Pacific Holiday’, ‘Goway’, ‘Pacific Delight Tour’, dan ‘Cultures East’.

New York Times Travel Show 2011 diawali dengan trade day pada hari pertama yang khusus dihadiri oleh travel experts dan para pelaku bisnis pariwisata. Pameran hari kedua dan ketiga terbuka untuk umum dengan menawarkan berbagai keunggulan produk wisata dan menyuguhkan berbagai seminar pariwisata, pertunjukan seni, hingga demo masak.

Khusus untuk seminar tahun ini, turut hadir Patricia Schultz, penulis buku laris ‘1,000 Places to See Before You Die’ yang membahas berbagai tempat tujuan wisata yang wajib dikunjungi di seluruh dunia termasuk Bali, Lombok, Jogjakarta, Lembah Baliem, dan Tana Toraja.  Sementara Samantha Brown, pembawa acara di saluran televisi Travel Channel, yang berkunjung dan meliput Bali tahun lalu, juga menyampaikan presentasi. Beberapa praktisi wisata Asia dalam presentasi berjudul ‘Discover Adventure: Emerging Destinations in Asia’ membahas tujuan wisata yang salah satunya adalah Indonesia.
 
Kelompok tari Saung Budaya New York yang tampil di panggung khusus pertunjukan pada hari kedua dan ketiga melengkapi kegiatan promosi Indonesia. Keindahan dan kelincahan para penari membawakan Tari Piring dari Sumatera Barat berhasil mengundang kekaguman para penonton. Mereka yang hadir juga berpartisipasi dalam kuis mengenai Indonesia dimana pemenangnya mendapatkan goody bag berisi handicraft Indonesia. Kehadiran mahasiswa dengan baju tradisional Sulawesi Selatan, baju bodo, juga menyemarakkan pameran kali ini.

Selain Indonesia, negara-negara Asia Pasifik yang turut berpartisipasi adalah Thailand, Malaysia, Vietnam, Taiwan, China, India, Jepang, Filipina, Srilanka, Korea Selatan, serta PNG. Tercatat sekitar 600 peserta pameran mewakili 150 negara dan dihadiri oleh kurang lebih 24 ribu konsumen pada pameran tahun lalu. Meski belum ada data resmi, namun berdasarkan pengamatan, pameran kali ini tetap dipadati kehadiran pengunjung yang menunjukkan banyaknya minat warga AS, khususnya New York, untuk berlibur.

Melihat gambaran tersebut diharapkan target 200 ribu wisatawan AS akan berkunjung ke Indonesia di tahun 2011 ini akan menjadi kenyataan. Target tersebut tidaklah terlalu muluk, karena negara pesaing seperti Thailand mampu menggaet lebih 700 ribu wisatawan asal AS per tahun. (KJRI New York)